<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1320">
<titleInfo>
<title>pengaruh pemberian saponin pada dosis dan salinitas yang berbeda terhadap mortalitas ikan mujair (Oreochromis mossambica)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nuhman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Is Yuniar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kiki Rizki Ananda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 56 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pembudidaya  tambak udang mempunyai salah satu faktor kendala diantara lain hama dan penyakit. Hama penyaing adalah hewan air yang ikut hidup di dalam tambak dan ikut memperebutkan makanan udang sehingga terjadi persaingan, tanaman akasia mengandung saponin, efek saponin dari tanaman akasia dapat membuat ikan pingsan hingga mati tanpa mengakibatkan kematian pada udang. Tinggi rendahnya salinitas (kadar garam) dalam perairan juga berpengaruh terhadap efektifitas dari saponin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Eksperimental.Prosedur penelitian dimulai dari persiapan media pemelihraan, persiapan bahan, pembuatan media salinitas, dosis tertentu dan pengisian ikan. Kemudian data akan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS.Perlakuan salinitas 150/00 pada dosis 15 ppm pengamatan jam ke -72 mampu membunuh ikan sebanyak 100%, hal ini menunjukan bahwa perlakuan tersebut merupakan perlakuan terbaik dari empat perlakuan yang dilakukan oleh peneliti. Semakin tinggi salinitas dan dosis maka akan semakin meningkatkan efektifitas toksisitas saponin terhadap mortalitas ikan. Dosis saponin dengan konsentrasi (0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm) dan salinitas (00/00, 50/00, 100/00, 150/00) memberikan pengaruh sangat nyata (berbeda sangat nyata) pada perlakuan salinitas karena nilai probabilitasnya 0,002 &#60; 0,01,. Pada perlakuan dosis memberikan pengaruh nyata (berbeda nyata) karena nilai probabilitasnya 0,028 &#60; 0,05</note>
<subject authority=""><topic>Efektifitas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Salinitas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Saponin</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.15.11 Kik p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201162015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.15.11 Kik p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1320</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 11:55:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 11:56:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>